banjir-malaka

Betun, Hingga detik ini, bencana Benanain telah melahap jiwa sebanyak 205 orang, 580 rumah rusak berat, 250 rumah rusak ringan. Wartawan Moral-politik.com melaporkan lebih lanjut melalui SMS bahwa yang paling memilukan adalah ketika ditemukannya 10 jenazah yang ditaruh di atas genteng rumah.
“Kami tidak punya pilihan lain selain meletakkan jenazah di atas genteng rumah, supaya bila memungkinkan bisa dikebumikan sebagai mana layaknya adat-istiadat kami,” kata Gabriel Seran salah satu warga.
Hujan belum juga mau redah. Air banjir di Kali Benanain masih tinggi. Masyarakat semakin resah dan gelisah. Sanak saudara yang keluarganya meninggal dunia akibat kejamnya Bencana Benanain ini hanya bisa menangis pasrah. Sebab bukan tak mungkin sedetik berselang tibalah giliran mereka.
Felix, Wartawan Moral-politik.com melaporkan “Air banjir masih tinggi. Evakuasi masyarakat di 3 desa yang terisolir belum bisa dilakukan karena arus airnya berputar laksana baling-baling pesawat. Warga di tiga desa tersebut sudah makan jagung mentah dan tidak bisa minum air. Mereka masih bertahan di atas loteng rumah. Entah hingga kapan drama Kali Benanain ini berakhir.”
Selanjutnya juga melalui SMS lagi dikatakan “Minta maaf, saya tak bisa kirim gambar peristiwa-peristiwa yang mencekam tersebut karena  Black Barry yang kemarin saya minta bantuan seorang Ibu untuk mengambil gambar dan berhasil mengirimkannya telah rusak akibat terkena air hujan yang semakin dahsyat.

Sumber: moral-politik.com