malaka-betun

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur Tini Thadeus mengatakan pihaknya telah mengirim bantuan darurat kepada masyarakat korban banjir di Malaka Barat, termasuk bantuan air bersih yang diangkut mobil tengki.
"Banjir di Malaka tidak bisa diatasi sebelum tanggul penahan banjir yang jebol di tiga titik diperbaiki oleh Balai Sungai Nusa Tenggara," ujarnya saat dihubungi Minggu sore (23/6).
Menurutnya, tiga titik tanggul yang jebol tersebut bukan akibat banjir tetapi dilakukan oleh warga di desa-desa yang terletak di bantaran sungai Benanain.
"Warga merusak tanggul agar ketika terjadi banjir, mereka bisa menyeberangkan orang dengan memunggut uang," katanya.

Sumber: www.metrotvnews.com