malaka
TEMPO.CO, Kupang - Hujan deras yang melanda Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), selama dua hari terakhir ini telah mengakibatkan meluapnya Sungai Benanain dan merendam ratusan rumah di bantaran sungai tersebut. "Ada ratusan rumah di empat desa di bantaran kali ini yang terendam banjir," kata warga Desa Lasaen, Malaka, Paulus Seran, kepada wartawan, Minggu, 9 Juni 2013.
Banjir dengan ketinggian sekitar 1 meter disertai lumpur merendam ratusan rumah di empat desa, yakni Lasaen, Fafoe, Sikun, dan Umato'os di Kecamatan Malaka Barat. Meluapnya Sungai Benanain itu disebabkan jebolnya tanggul penahan banjir.
Selain merendam rumah warga, katanya, banjir disertai lumpur juga merendam ruas jalan menuju empat desa tersebut akibat arus transportasi terputus total. Warga setempat berupaya meredam luapan banjir itu dengan membuat tanggul buatan berupa karung yang berisi pasir. "Kami terpaksa membuat tanggul buatan dari karung yang berisi pasir," katanya.
Warga empat desa tersebut masih bertahan di rumah mereka masing-masing yang terendam banjir. Mereka lebih memilih untuk menjaga harta benda mereka. "Warga masih bertahan di rumah masing-masing," katanya.

Sumber : http://www.tempo.co