banjir-malaka

Betun, Kendati Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya hanya 2 jam lebih mengunjungi daerah Bencana Banjir Benanain, di kabupaten otonomi baru, Malaka tapi setidak-tidaknya bisa membuat masyarakat yang dirundung musibah didatangi harapan.
Pantauan Wartawan Moral-politik.com, Felix, melalui Gabriel Seran, warga masyarakat Kabupaten Malaka yang juga tertimpa musibah mengatakan, Gubernur Frans Lebu Raya hanya pantau dan lihat kondisi masyarakat cuman dua jam lebih. Setelah itu balik Kupang.
Sementara itu, fakta saat kunjungan Gubernur Frans Lebu Raya: korban jiwa bertambah 25 orang, sehingga totalnya menjadi 230 orang, hujan terus menerpa tanpa berkompromi, masyarakat semakin banyak menderita sakit dan kelaparan, dan bantuan Gubernur NTT sendiri belum tiba di lokasi musibah.
Diperkirakan hingga beberapa jam ke depan akan banyak jatuh korban lagi, begitu pun dengan yang meninggal dunia akibat kelaparan. 

Sumber: moral-politik.com