banjir-betun
Rumah Warga Terendam Banjir
Cueknya Penjabat Bupati Malaka atas penderitaan lahir batin masyarakatnya, akibat ditimpa bencana meluapnya Kali Benanain, menjadi gonjang-ganjing hangat di tengah-tengah keperihan hati.
Arnol Klau, salah satu anggota masyarakat Kabupaten Malaka, meradang bahwa selama ini Penjabat Bupati Malaka tertutup, dan cuek dengan kondisi bencana yang sudah terjadi hampir seminggu ini.
“Dirinya tak mau repot dengan masyarakat yang terkena musibah!” kesal Arnol Klau.
Kesan senada juga dialami Tim Wartawan dan PMI dari Atambua, Belu.
“Kami Wartawan dan PMI Belu mau bertemu Penjabat Bupati Malaka saja tidak bisa, padahal sudah telpon berkali-kali tapi tetap tidak ada jawaban,” kata Felix, Wartawan Moral-politik.com melalui SMS, yang sedang tertahan di Kleseleon dalam perjalanan pulang dari Kabupaten Malaka ke Kabupaten Belu, akibat hujan deras dan banjir yang semakin besar.
Sementara itu Camat Malaka Barat, Anselmus Nahak kesal dengan Penjabat Bupati Malaka oleh karena dirinya tak mau turun langsung ke lokasi bencana.
“Saya kesal dengan Penjabat Bupati Malaka karena tidak mau turun langsung ke lokasi bencana untuk lihat masyarakat yang sedang susah!” kata Anselmus Nahak.
Bayangkan saja, katanya, sudah banyak yang meninggal dunia dan terlalu banyak yang menderita tapi tidak ada kepedulian dari Penjabat Bupati Malaka.

Sumber: moral-politik.com