banjir-benanain

Betun, Warga masyarakat Kabupaten Malaka korban banjir Kali Benenain yang ditampung di SDI Kaberan Rai dan SDK Rabasa terharu ketika Wakil Bupati (Wabup) Belu, Taolin Ludovikus, BA, mengunjungi mereka langsung di lokasi pengungsian.
Warga kemudian curhat mengenai keadaan mereka mulai dari kehilangan harta benda sampai kepada kehidupan di pengungsian. Ada sebagian ibu-ibu meneteskan air mata karena baru Wabup Belu bersama camat Malaka Barat yang mengunjungi mereka langsung di lokasi penampungan.
"Kami sangat terharu karena bapak Wakil Bupati Belu datang lihat kami. Kami biar susah begini, tapi begitu lihat bapak wakil dan bapak camat, kami senang sekali. Kami minta kalau bisa petugas kesehatan datang bantu anak-anak kami yang sakit," pinta warga.
Wabup Belu, Ludovikus Taolin mengatakan, dari kacamata pemerintahan memang antara Belu dan Kabupaten Malaka sudah dipisahkan. Tetapi panggilan kemanusiaan mendorong dirinya untuk datang melihat para warga yang juga sebagai orangtua dan anak-anak Malaka.
"Saya sebagai warga Malaka tentu tidak tega melihat saudara saya menderita. Dengan melihat kondisi seperti ini saya akan berkoordinasi dengan penjabat bupati Malaka karena dinas teknis masih ada tanggung jawab moril kabupaten induk.  Pemkab Belu sudah mengirim enam mobil tangki air minum, dua ton beras, tikar, kompor dan makanan kaleng ke lokasi bencana," kata Taolin.
Sementara tenaga medis dan obat-obatan, lanjut Taolin, sudah disampaikan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Belu untuk segera kirim petugas menangani warga dewasa dan anak-anak yang menderita sakit.

Sumber: kupang.tribunnews.com