Demo
Warga Kecamatan Malaka Barat mengancam akan melakukan aksi demontrasi dengan cara memblokir jalan raya, jika Pemprov NTT NTT masih tetap melanjutkan pengerjaan ruas jalan  provinsi di Desa Motaulun, Kecamatan Malaka Barat. Apalagi pekerjaan proyek jalan sepanjang 1.100 meter tersebut masih tetap berpatokan pada proyek lama yang membentang sepanjang Desa Motaulun menuju Desa Kleseleon. 
Sudah begitu, pekerjaan tahun ini tidak ada penambahan volume. Padahal pekerjaan yang sama yang melewati desa-desa lain di Malaka Barat mendapat penambahan lebar jalan. Pemerintah diminta  memperlebar ruas jalan itu , supaya sama dengan desa-desa lain. Sehingga tidak mengganggu aktifitas pembangunan dan penataan wilayah jalan.
Ketua Forum Peduli Masyarakat Malaka Frans Bria Minggu (16/6) di Besikama mengatakan, seharusnya dalam pengerjaan jalan sepanjang Desa Motaulun-Desa Kleseleon, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Pemprov NTT melalui dinas teknis terkait menggunakan standard mutu kerja yang sama.
Frans Bria mengatakan, pihaknya merasa heran dengan perilaku Dinas PU Provinsi NTT yang melaksanakan proyek di atas proyek tahun lalu. Sudah begitu, ada kesan Dinas PU Provinsi NTT melakukan diskriminasi dalam pengerjaan jalan Motaulun-Kleseleon. Karena ruas ini tidak mengalami pelebaran, sementara di ruas jalan lainnya dilakukan pelebaran. Padahal, pekerjaan ini bersumber dari satu sumber pembiayaan.
“Kita mau supaya anggaran pengerjaan proyek tahun ini senilai Rp 31.638.400.000 untuk mengerjakan jalan sepanjang 8,25 km itu dapat dimanfaatkan secara optimal demi masyarakat,” tegas Frans Bria.
Warga Desa Motaulun Agustinus Nahak mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan keluhan kepada Camat Malaka Barat Anselmus Nahak. Manakala tidak ada respons dari pemerintah dalam hal ini PU Provinsi NTT, masyarakat akan melakukan pembloikiran dan melarang aktivitas pengerjaan jalan tersebut. “Kita tidak hanya demo, atau blokir jalan. Tapi kita perintahkan hentikan pekerjaan ini. Karena sangat tidak membantu masyarakat,” tegas Agustinus.

Sumber : victorynews-media.com