Beras 1 Ton Bantuan Univ PGRI Untuk Korban Bencana

Betun - Universitas PGRI NTT membantu 1 ton beras kepada para korban bencana di Kabupaten Malaka yang mengungsi akibat banjir di daerah itu beberapa waktu lalu. Selain beras, bantuan lain yang diserahkan berupa sembako, pakaian dan alat dapur serta obat-obatan.
Hal ini disampaikan Rektor Universitas PGRI NTT, Semuel Haning, S.H, M.H kepada Pos Kupang, Kamis (11/7/2013).
Menurut Haning, bantuan yang diberikan itu merupakan spontanitas dari civitas akademika Universitas PGRI NTT. "Saya sendiri pimpin rombongan langsung ke lokasi penampungan korban bencana itu dan menyerahkan sejumlah bantuan sesuai dengan kebutuhan. Para korban bencana ini masih membutuhkan uluran tangan dari sesama," kata Haning.
Didampingi Humas, Mey Jagi, S.E, Haning menjelaskan, bantuan dari lembaga itu secara spontan merupakan gerakan hati untuk membantu sesama selain merupakan salah satu wujud dari tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian pada masyarakat.
"Di lembaga ini ada sekitar 300-an mahasiswa asal Malaka, tentu di sana ada keluarga, orang tua sahabat dan kenalan mereka yang alami musibah ini sehingga kita juga merasa terpanggil meringankan beban terutama kebutuhan sehari-hari di pengungsian," katanya.
Selain memberi bantuan, lanjut Haning, pihaknya telah menurunkan tim mahasiswa sebagai relawan yang membantu dan menampingi para korban bencana. "Ini hanya modal semangat tekun dalam mencari dana dari semua di lembaga ini sehingga dapat membantu bapa, mama saudara dan keluarga mereka yang kena bencana itu," ujarnya.
Haning mengisahkan, ketika dirinya tiba bersama rombongan di lokasi pengungsian, dirinya disambut secara adat, mengalungi salendang dan menyarungkan selimut, padahal warga sementara susah di penampungan.
"Saya terharu ketika melihat antusias mereka sambut saya, bahkan ketika menyerahkan bantuan pun semua yang ada di sana menangis histeris membuat saya dan Penjabat Bupati Malaka, Herman Nai Ulu juga sempat meneteskan air mata," katanya.
Dikatakan, selain bantuan sembako dan peralatan masak serta peralatan untuk isterahat/tidur, alat tulis - menulis, alat dapur utnuk memasak, beberapa jenis obat juga diserahkan untuk mengantisipasi terjadinya penyakit dan gangguan kesehatan seperti diare, penyakit kulit, Ispa dan juga penyakit alergi lainnya.

Sumber: kupang.tribunnews.com