Siswa Mengais Rejeki, Bersihkan Lumpur di Rumah Warga

Betun - Memasuki liburan panjang kenaikan kelas di hari ketiga (17/07) bagi siswa sekolah dasar adalah waktu untuk bermain dan berkumpul bersama teman sekelas.
Namun tidak untuk sebagian siswa sekolah dasar di kecamatan Malaka Barat yang memanfaatkan ajang masuk liburan dengan mengais rezeki, membersihkan lumpur di rumah, gereja dan sekolah warga yang membutuhkan mereka.
Berto dan Ardy adalah siswa salah satu sekolah dasar di kecamatan Malaka Barat, kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang wilayah ini barusan diterjang banjir bandang benanain.
Saat ini 90 persen rumah warga di delapan desa masih digenangi air dan lumpur akibat luapan sungai benanain.
Kondisi ini dimanfaatkan para siswa sekolah dasar saat memasuki liburan panjang, dengan mencari uang dari ikut membersihkan lumpur yang menggenangi rumah warga.
Berto dan Ardy mengaku mendapatkan 10 ribu untuk sekali membersihkan sebuah rumah.
Sedangkan uang dari hasil membersihkan lumpur digunakan untuk meringankan beban orangtua dengan membeli buku tulis sekolah.
Meski sudah dibersihkan, namun datangnya banjir untuk kembali mengotori rumah warga terus dikhawatirkan, karena awan gelap dan rintik hujan masih terus terjadi hampir setiap petang.
Kekhawatiran pemilik rumah justru diharapkan Berto dan Ardy karena rezeki mereka akan terus bertambah dengan memanfaatkan lumpur benanain. (Yudith Taolin)

Sumber: www.nttonlinenow.com